Program Studi Kajian Wanita (PSKW) didirikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan perubahan hubungan antara perempuan dan laki-laki, yaitu kesetaraan dan keadilan gender di dalam berbagai segi kehidupan, termasuk pembangunan bangsa.
Secara akademik, sebagai bidang studi interdisiplin, Program Studi Kajian Wanita menelaah setiap masalah dari berbagai sudut pandang sehingga telaah bersifat holistik. Sejak awal didirikan dan dalam pengembangannya sampai kini, kontribusi para pengajar yang berasal dari berbagai fakultas di lingkungan UI, fakultas di universitas lain, lembaga pemerintahan, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) amat besar. Karena latar belakang mereka berbeda-beda, secara langsung maupun tidak terus-menerus menjadi pertukaran gagasan dan pengalaman yang bersifat multi dan interdisiplin.
Sebagai sebuah Program Studi pertama dan tertua di Indonesia yang menghasilkan magister di bidang kajian perempuan dan gender, lembaga ini telah menjadi rujukan terdepan di tingkat nasional untuk pengembangan konseptual kajian perempuan dan gender, dalam rangka memperjuangkan terciptanya masyarakat adil gender. PSKW mengembangkan kurikulum dan kajian interdisipliner dengan bobot seimbang antara teori dan praktek, dengan menggunakan pendekatan feminis yang inklusif. PSKW juga mengembangkan sikap dan pandangan kritis dalam menanggapi ilmu pengetahuan yang bersifat androsentris dan/atau didasarkan pada asumsi-asumsi bias gender, dan memfasilitasi kemampuan konseptual dan praktis dalam menganalisis persoalan perempuan dan relasi gender di Indonesia, sekaligus menemukenali strategi dan solusi pemecahannya.
PSKW menekankan pentingnya penelitian dan kajian komprehensif sekaligus mendalam mengenai isu-isu perempuan dan relasi gender di Indonesia yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan penguatan masyarakat, dengan menggunakan pendekatan dan metodologi yang kredibel dan mengikuti perkembangan terkini. Di luar aktivitas akademi, PSKW juga mengembangkan kemitraan dan saling penguatan antarperguruan tinggi dan masyarakat dalam berbagai bentuknya, seperti dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat, serta advokasi kebijakan yang adil gender.
Magister